120 views, 3 likes, 1 loves, 1 comments, 3 shares, Facebook Watch Videos from Jangan Baperan: "Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Ingin rezeki berlimpah dengan berkah? Ketahui rahasianya dengan Klik disini! KSKK: Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa! Janganlah membiarkan kemarahanmu berlanjut sampai akhir hari, WBTC Draft: Jika kamu marah, janganlah kamu berdosa. Dan jangan terus marah sepanjang hari. VMD: “Jika kamu marah, janganlah berdosa,” dan jangan terus marah sepanjang hari. AMD: Jika kamu marah, marahlah tapi jangan berbuat Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh teman teman dan sahabat rohis لا تغذوب وكل الجنة "janganlah kamu marah, niscaya bagimu surga" Mari saling Niscaya surga akan kau dapatkan.” (HR Thabrani). Saudariku, sesungguhnya kemarahan adalah bara api yang dilemparkan setan ke dalam lubuk hati anak Adam. Jika kita melihat seseorang yang sedang marah, kedua matanya pun memerah, serta urat lehernya menonjol dan menegang. 4. Sebaik-baik urusan adalah yang tengah-tengah (sedang ) 5. Sebaik-baik ucapan adalah yang sedikit dan tepat guna. 6. Sebaik-baik hartamu adalah yang bermanfaat bagimu Halaman 2 7. Kesabaran itu dapat menolong setiap pekerjaan 8. Waktu itu lebih berharga daripad emas 9. Badan yang sehat terdapat pada akal yang sehat pula 10. “Barangsiapa yang menahan marah padahal dia mampu melampiaskannya, niscaya Allah tabaraka wa ta’ala memanggilnya di tengah kerumunan manusia sehingga dia bebas memilih bidadari yang dia sukai.” (Musnad Ahmad 15084) Baca Juga: Keutamaan Menahan Amarah. Jangan Marah, Untukmu Surga. Marah adalah perangai buruk dan tercela. “Mereka itu adalah pakaian bagimu dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka.” [Al-Baqarah/2: 187] Terlebih lagi ketika mengingat apa yang dipersiapkan bagi hubungan ini, misalnya pendidikan anak dan jaminan kehidupan, yang tentu saja tak akan terbentuk kecuali di dalam atmosfir keibuan yang lembut dan kebapaan yang semangat dan serius. 31. Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan akan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga). Juz ke-5 tafsir ayat ke-31. وَلَا تَتَمَنَّوۡا مَا فَضَّلَ اللّٰهُ بِهٖ بَعۡضَكُمۡ عَلٰى بَعۡضٍ 9. "Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al Baqarah ayat 216) 10. "Jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melebihkan cintanya padamu, agar bertambah kekuatanku untuk lebih GP5cpq. Janganlah Marah, Niscaya Bagimu Surga Kita kadang marah dengan seseorang atau suatu keadaan yang tidak sesuai dengan kehendak kita. Marah memang suatu hal yang manusiawi. Namun hendaknya kita dapat mengendalikan amarah, sebab marah merupakan kunci dari segala macam keburukan. Kemarahan dapat berujung dengan pertikaian dan perselisihan hingga dapat memutuskan silaturahmi. Lalu, apa yang harus dilakukan seorang Muslim ketika marah ? Menghindari penyebab kemarahan Sebisa mungkin jauhi hal-hal yang bisa memicu kemarahan kita. Serta ingatlah untuk tidak marah kecuali karena Allah SWT. Misalnya, marah ketika menyaksikan perbuatan haram merajalela atau karena hukum Allah diabaikan. Diam, tidak berkata apa-apa Rasulullah SAW bersabda Jika salah seorang di antara kamu marah, diamlah. HR Ahmad Membaca ta’awudz Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shalahu’allaihi wa sallam ketika beliau melihat ada orang yang sedang marah. Beliau bersabda, “Aku akan mengajarkan sebuah ucapan yang apabila diucapkan oleh orang tersebut, niscaya kemarahannya akan hilang. Yaitu, jika dia mengucapkan “Audzu billahi minasy syaithanir rajiim”. Merubah Posisi Rasulullah Shollallohu alaihi wa sallam juga pernah menasihatkan, “Apabila salah seorang dari kalian marah dalam kondisi berdiri maka hendaknya dia duduk. Kalau marahnya belum juga hilang maka hendaknya dia berbaring.” HR. Ahmad, Shohih Berwudhu “Sesungguhnya marah-marah dari setan, dan sesungguhnya setan diciptakan dari api, dan sesungguhnya api dimatikan dengan air. Maka ketika salah satu kalian marah maka hendaklah berwudhu.” HR. Abu Dawud Mengingat keutamaan orang yang menahan amarah Rasulullah saw bersabda “Siapa yang menahan marahnya padahal ia mampu melaksanakannya, maka Allah swt akan memanggilnya di depan khalayak pada hari kiamat sehingga Dia mempersilakannya untuk memilih bidadari sesukanya.” HR At-Tirmidzi, no. 2493 Berikut ini merupakan beberapa keutamaan menahan amarah yang penting untuk kita ketahui 1. Menjadi manusia paling kuat sejagad 2. Allah mengampuni kesalahan-kesalahan orang yang mampu menahan amarahnya 3. Berhak memilih bidadari surga 4. Termasuk dalam golongan orang-orang yang bertakwa dan berbuat kebajikan 5. Lebih sehat secara fisik Semoga nasehat-nasehat yang disadur dari beberapa hadist Rasulullah SAW tersebut dapat menjadi penyejuk hati. Tahanlah amarah dan bersabarlah karena sabar akan senantiasa menjadikanmu mulia di sisi Allah SWT. salambahagiasehat alkesdayajuang Marah adalah bara yang dilemparkan setan ke dalam hati anak Adam sehingga ia mudah manusia tidak mengerjakan apa yang diperintahkan amarahnya dan dirinya berusaha untuk itu, maka kejelekan amarah dapat tercegah darinya, bahkan bisa jadi amarahnya menjadi tenang dan cepat hilang sehingga seolah-olah ia tidak marah sehingga Allah Subhanahu Wa Ta'ala pn akan mencintai kitaAllah SWT berfirmanالَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَا لْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَا لْعَا فِيْنَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ ۚ ."yaitu orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan."QS. Ali 'Imran 3 Ayat 134Oleh karena itu, islam menganjurkan agar kita selalu menahan diri kita apabila kemarahan sedang kita dianjurkan untuk menahan diri ketika ada sesuatu hal yang menjadi sebab timbulnya Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda لاَ تَغْضَبْ وَلَكَ الْجَنَّةُ».Janganlah engkau marah, niscaya bagimu surga”.Hadits Shahih, Riwayat Ibnu Abid Dunya, Lihat Shahiihul jaami’ no. 7374.