Akantetapi, penggunaan rangkaian produk ini tidak dianjurkan untuk mesin diesel. Sedangkan, untuk soal cara menggunakannya sendiri pun juga terbilang cukup mudah. Karena, Anda hanya cukup menuangkan TOP 1 EVO ENGINE TUNE UP pada tangki bensin sesaat sebelum melakukan pengisian bahan bakar. Dengan menerapkan langkah-langkah tune up mobil
Mesinhidup, temperature masih normal. Apabila mesin mulai temperature naik ( panas ) termostat akan membuka bila suhu sudah mencapai 80-90 derajat ( c ) apabila suhu belum mencapai suhu yang ditentukan termostat akan menutup sehingga akan terjadi sirkulasi pendek, hal itu air pendingin tidak melewati radiator melainkan lewat saluran by pass
Andadisarankan untuk melakukan perawatan mobil anda karena untuk menjaga mesin anda agar tetap selalu baik dan lancar digunakan. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa tune up mobil diesel sangat penting dilakukan: Kekuatan tenaga mesin berkurang. Sulit dalam menyalakan mesin mobil saat pertama kali ingin dinyalakan.
TUNEUP Merupakan pekerjaan perawatan rutin atau servis ringan yang dilakukan secara periodik atau saat mesin mobil mengalami gangguan-gangguan kecil. Tune-up dilakukan biasanya setelah kendaraan mencapai jarak tempuh 10.000 - 15.000 km. Maksud mengembalikan tenaga mesin seperti semula.
PanduanTune Up mesin Diesel halo kalian semua hari ini saya mau membahas tentang bagaimana tune up mesin diesel. bagi kalian pasti tak asing lagi dong dengan mesin diesel,mesin yang identik berkapasitas besar,berkekuatan besar dan juga banyak dipakai pada angkutan berat maupun konvensional.
Tuneup engine adalah proses untuk memperbaiki performa mesin agar kembali optimal seperti sediakala. Benar sekali, tune up berfokus pada seluruh bagian komponen mesin mobil, bahkan termasuk kondisi sistem pembakaran juga. Untuk lebih jelas mengenal tune up engine, AutoFamily dapat menyimak informasi yang diberikan Auto2000 di bawah ini.
Agarperforma mobil diesel anda tetap terjaga prima, ada baiknya melakukan Tune Up. Tidak harus ke bengkel, anda dapat Tune Up dengan mengetahui cara tune up mobil diesel. Sudah tahu apakah Tune Up? Yakni servis ringan dengan membersihkan sisa pembakaran atau residu hitam pada saluran pembakaran anda. Biasanya dilakukan setelah kendaraan
wfG5NY. Tune up adalah sebuah kegiatan untuk memeriksa dan merawat mesin mobil. Seseorang juga harus memeriksa adanya perubahan kondisi mesin akibat penggunaan mobil secara terus menerus. Tune up bisa disebut juga sebagai kegiatan untuk mengembalikan keadaan atau kondisi mobil pada taraf kerja mesin yang optimal. Dalam melakukan tune up, seseorang perlu mengerti alat, dan langkah langkah tune up itu sendiri. Alat Yang Digunakan Untuk melakukan tune up, seseorang harus menggunakan alat-alat yang mana nanti sangat berguna untuk mengoptimalkan kinerja mobil. Alat yang harus digunakan adalah Feeller Gauge atau alat pengukur celah di antara dua permukaan Kunci Pas Ring Obeng Plus + dan Obeng Minus – Alat Pengukur Kecepatan Rotasi atau Tachometer Alat Menyetel Penyalaan atau Timing Light Tester Kompresi Multi Tester Hidrometer Langkah-Langkah Tune Up Setelah mengetahui alat yang tepat, kini saatnya untuk melakukan pengecekan. Berikut ini adalah langkah langkah tune up pada kendaraan. 1. Periksa Baterai atau Aki Langkah langkah tune up yang pertama adalah Anda harus memeriksa baterai dari kemungkinan rusaknya penyangga baterai yang berkarat. Cek juga baterai dari kemungkinan hubungan terminal longgar, terminal berkarat, ataupun terminal yang rusak. Selain itu, Anda harus memeriksa batas air aki. Air aki yang normal yaitu harus ada di antara batas atas dan batas bawah. 2. Periksa Saringan Udara Cara untuk memeriksa saringan udara adalah buka kemudian bersihkan elemen saringan udara. Untuk membersihkannya bisa dengan cara menghembuskan udara bertekanan dari arah sebelah dalam. Apabila elemen saringan udara ini rusak atau terlalu kotor, bisa diganti dengan elemen yang baru. 3. Periksa Tali Kipas Tali kipas sebaiknya harus diperiksa dari adanya kehausan, retak, maupun ketegangan. Jika perlu, maka tali kipas harus diperiksa. Untuk memeriksa kelenturan tali kipas, maka beri tekanan sebesar 10 kilogram atau 98 Newton di tengah-tengah poli pompa air dan altenator. Cek juga pada tali kipas sudah terpasang dengan benar. 4. Periksa Busi Untuk memeriksa busi adalah dengan cara membuka busi dari tempatnya. Kemudian periksa elektroda tengah di setiap busi. Hal ini dilakukan untuk menghindari pengikisan, pecah, atau perselin pada busi rusak. Jika busi sudah dalam keadaan tidak baik, maka harus diganti. Bersihkan juga busi dengan sikat kawat yang halus jika busi ingin di pakai kembali. Untuk menyetel celah elektroda busi, sebaiknya menggunakan SST atau Special Service Tool. 5. Periksa Kabel Tegangan Tinggi Langkah langkah tune up yang terakhir adalah memeriksa kabel tegangan tinggi. Cara memeriksa kabel tegangan tinggi ini adalah dengan cara melepas kabel tegangan tinggi dari tutup distributor. Saat melepas kabel busi, Tarik dengan cara memegang bagian ujung atau pembungkus kabel. Disarankan untuk tidak memegang pada bagian tengah kabel. Kemudian periksa tahanan kabel dengan menggunakan Multi tester. Tahan kabel setidaknya harus kurang dari 25 kilogram pada setiap kabelnya. Jika ingin lebih aman dan mudah melakukan tune up. Anda bisa mengunjungi outlet kami. Kami merupakan bengkel mobil Jogja yang memiliki layanan tune up dan perbaikan mobil lainnya. Banyak klien yang sudah kami tangai hingga sekarang ini. Terimakasih, sampai jumpa dalam artikel selanjutnya.
pembukaan katup gas Idle Speed Control Untuk mengatur putaran idle engine Injector Menerima perintah untuk menginjeksikan banyak sedikitnya bahan bakar Cam Angle Sensor Untuk mengetahui besarkecilnya sudut cam Temperatur Sensor Untuk mengetahui tinggi dan rendahnya temperatur air Crank Angle Sensor Untuk mengetahui tinggi rendahnya putaran mesin Knocking Sensor Untuk mendeteksi terjadinya engine knock Gambar 10. Komponen EFI Langkah-langkah Tune Up Motor Bensin Tune Up merupakan kegiatan mengembalikan kondisi mesin ke keadaan normal yang meliputi beberapa sistem diantaranya a. sisterm pendingin b. sistem pelumasan c. sistem bahan bakar d. sistem pengapian e. pemeriksaan baterai f. pengencangan baut kepala silinder g. pemeriksaan sirkulasi air atau radiator 17 h. sudut dwel i. penyetelan ignition timming A. SISTEM PENDINGIN Gambar 11. System pendingin pemeriksaan ini di bagi atas 1. Kekencangan tali kipas Periksa kipas kemungkinan terjadi keretakan lalu periksa kekencangan tali kipas menggunakan tension belt gauge tekanan = 125 +- 25 2. Tekanan radiator Buka tutup radiator lalu pasang RADIATOR CUP TESTER dengan RADIATOR lalu tekan batang penekan hingga tekanan maximum, pastikan tekanannya tidak turun. jika turun? maka periksa kebocoran pada radiator 3. Tekanan tutup radiator Pasang RADIATOR CUP TESTER dengan TUTUP RADIATOR lalu tekan batang penekan hingga tekanan maximum, pastikan tekanannya tidak turun. jika turun? maka periksa kebocoran pada tutup radiator. B. SISTEM PELUMASAN 18 Gambar 12. System pelumasan pemeriksaan ini di bagi atas 1. Pemeriksaan kuantitas oli Angkat dipstik dari tempatnya kemudian lap permukaan diptsik dengan kain, kemudian masukkan lagi dipstik ke lubang oli, lalu angkat kembali dan periksa secara visual VOLUME OLI diantara H dan L 2. Pemeriksaan kualitas oli Pada waktu yang bersamaan periksa kualitas oli dengan cara teteskan setetes oli ke tangan kemudian gesek-gesek oli dengan tangan yang lain dan amati perubahan warna oli warna harus hitam pekat. C. SISTEM BAHAN BAKAR Gambar 13. System bahan bakar Pemeriksaan ini dibagi atas 1. Pemeriksaan saringan bahan bakar 19 Lepas saringan bahan bakar dengan cara melepas baut kleman lalu ambil saringan dan bersihkan dengan KOMPRESOR dari lubang EX=IN=EX Gambar 14. Saringan bahan bakar 2. Pemeriksaan saringan udara Gambar 15. Pemeriksaanpembersihan saringan udara Lepas saringan udara dengan cara melepas baut kupu lalu ambil elemen saringan udara dan bersihka dari bagian dalam = bagian luar =dan bagian dalam. D. SISTEM PENGAPIAN DENGAN INTERNAL RESISTOR Gambar 16. coil pemeriksaan COIL dibagi atas 1. Pemeriksaan tahanan primer 20 Dengan cara KALIBRASI MULTITESTER pada OHM lalu pasang positif multi pada positif coil, begitu pula negatifnya 2. Pemeriksaan tahanan sekunder Dengan cara KALIBRASI MULTITESTER pada KILO- OHM lalu pasang positif multi pada positif coil dan negatif multi pada sekunder coil E. PERIKSAAN BATERAI ATAU ACCU Gambar 17. baterai Pemeriksaan baterai dibagi atas 1. Berat jenis baterai Ambil baterai lalu buka tutup baterai kemudian periksa berat jenis pada tiap-tiap sel dengan HIDROMETER 1,25-1,27 kgl 2. Tutup baterai periksa secara visual ventilasi tutup baterai dari kemungkinan tersumbat, bila perlu bersihkan dengan kompresor 3. Tegangan baterai kalibrasi multitester pada 50 DCV kemudian periksa tegangan dengan multi 4. Kondisi terminal periksa secara visual keadaan terminal baterai dari kemungkinan korosi atau terbakar 5. Kotak baterai periksa secara visual keadaan kotak baterai dari kemungkianan retak 6. Volume baterai periksa secara visual VOLUME ELEKTROLIT baterai antara upper dan lowert level 21 22 F. PEMERIKSAAN SIRKULASI AIR RADIATOR Gambar 18. Sirkulasi radiator langkah berikut dengan cara bika tutup radiator kemudian lihat secara visual air dengan menekan LENGAN GAS pada KARBURATOR. jika sirkulasi baik tutup kembali tutup radiator pada radiator. G. SUDUT DWELL Gamabar 19. Pemeriksaan sudut dwell Nyelakan mesin pada temperatur kerjanya pasang kabel merah tune up tester pada positif baterai , dan hitam pada negatif baterai, kemudian kabel hijau pada kondensor, serta kabel pick up pada kabel busi nomer 1 kemudian stel saklar pada dwell lalu baca hasilnya sudut dwell = 52 +- 2 H. PENYETELAN IGNITION TIMMING Ambil lampu timming kemudian arahkan pada puli jika timming tidak tepat atau tidak pas maka stel dengan cara menggeser DISTRIBUTOR 23 Gambar 20. Pemeriksaan ignition timming MESIN DIESEL A. Definisi Mesin Diesel
Prosedur tune up harus berurutan, hal tersebut bertujuan supaya tidak terjadi pengulangan pekerjaan, karena servis komponen tertentu dapat berpengaruh terhadap komponen mesin yang lainnya. Urutan proses tune up mobil yang benar adalah sebagai berikut Prosedur Tune UP Mobil Saringan udara air filter Prosesnya cukup mudah, membuka tutup rumah saringan udara kemudian diambil komponen saringan udara kemudian dibersihkan dengan menggunakan udara bertekanan. Sistem pendingin Memeriksa tinggi air pendingin, ketinggian harus sampai pada garis penuh pada tangki. Memeriksa kemungkinan terdapat – Kerusakan pada radiator maupun selang. – Klem selang yang longgar. – Berkaratnya kisi-kisi radiator. – Kebocoran pompa air dan inti radiator. Memeriksa cara kerja tutup radiator. Dengan menggunakan radiator cup tester periksa tegangan pegas dan kedudukan katup vakum dari tutup radiator. Jika tutup membuka pada tekanan dibawah angka spesifikasi maka tutup radiator harus diganti. Tekanan pembuka katup standart 0,75 kg/cm² – 105 kg/cm², limit 0,6 kg/cm² Tali kipas Memeriksa secara visual dari kemungkinan – Rusak, berubah bentuk atau tali kipas yang sudah aus. – Tekena oli atau gemuk. – Persinggungan yang tidak sempurna antara tali dengan puli. Memeriksa den menyetel kekencangan tali kipas. Dengan kekuatan tekanan 10 kg, tekanan tali harus menunjukkan kekencangan yang sesuai spesifikasi. Kelenturan tali kipas pada tekanan 10 kg pompa air-alternator 7-11 mm, poros engkolkompresor 11-14 mm. Baterai Periksa baterai dari kemunngkinan – Penyangga baterai berkarat – Hubungan terminal yang longgar – Terminal berkarat – Baterai rusak atau berkarat Pengukuran berat jenis elektrolit baterai – Periksa berat jenis elektrolit pada baterai menggunakan hidrometer dengan spesifikasi berat jenis 1,25 kg/cm³ pada suhu 20°C. – Periksa banyaknya elektrolit pada setiap sel, jika terdapat perbedaan yang tidak seharusnya, isilah dengan air aki. Oli mesin Periksa tinggi oli mesin. Tinggi oli mesin harus berada diantara tanda L dan F pada stick oli mesin, jika lebih rendah periksa kemungkinan ada kebocoran, jika tidak terjadi kebocoran bisa ditambahkan oli mesinnya Periksa kualitas oli mesin. Periksa kualitas dan kekentalan oli mesin, jika oli mesin sudah encer dan berwarna keruh, perlu diganti oli mesinnya. Busi Periksa busi dari kemungkinan. – Retak atau kerusakan lain pada ulir isolator. – Gasket rusak atau berubah bentuk. – Elektroda terbakar atau terdapat kotoran/kerak yang berlebih. Bersihkan busi. – Bersihkan kerak sisa pembakaran menggunakan sikat kawat hingga bersih. – Semprot busi dengan kompresor dan keringkan kemudian cek nyala api busi masih bagus atau tidak. Setel celah busi. Periksa setiap celah busi menggunakan feller gauge, standart celah busi maksimal 1 mm. Jika perlu, setel dengan membengkokkan bagian yang menonjol dari elektroda. Kabel tekanan tinggi Periksa kondisi fisik kabel dari kemungkinan terjadinya retakan atau putus pada kabel. Periksa juga tahanan kabel dengan menggunakan avometer, hubungkan kedua terminal kabel, tahanan kabel harus kurang dari 25 K per kabel. Tekanan kompresi Panaskan mesin terlebih dahulu selama 5 menit, kemudian matikan. Buka semua busi. Lepas kabel tegangan tinggi dari koil supaya aliran sekunder terputus. Masukkan alat tes tekanan kompresi ke dalam lubang busi. Buka katup throttle sepenuhnya dan baca tekanan kompresi sementara mesin diputar dengan motor starter. Usahakan pengukuran dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Tes kompresi dilakukan pada putaran 250 rpm spesifikasi tekanan kompresi mesin 5K 12,6 kg/cm² limit 9,5 kg/cm², selain mesin 5K 11 kg/cm² limit 9,0 kg/cm². Pembahasan lainnya Prosedur Tune UP Mobil Jenis Jenis Dinamometer Pengertian Tune UP Mobil Toko Variasi Lampu Mobil Siklus Aktual Motor Bensin Prinsip Kerja Dinamometer Bagian Bagian Dinamometer Cara Kerja Mesin Turbo Mobil Pengertian Motor Bakar Diesel Prinsip Kerja Mesin 4 Langkah Manfaat Tune UP Mesin Mobil Macam Macam Modifikasi Mobil Pemeliharaan Komponen Otomotif Produk Hasilkan Industri Otomotif Kelebihan Mesin Turbo Pada Mobil Cara Kerja Motor Bensin 4 Langkah Toko Aksesoris Variasi Lampu Mobil Jenis Pekerjaan Dengan Mesin Bubut Cara Memilih Lampu Sorot LED Mobil Penyebab Lampu Mobil Kurang Terang Proses Pembakaran Pada Motor Bensin Jenis Jenis Mesin Bubut dan Fungsinya Keuntungan dan Kerugian Motor Diesel Cara Menyetel Lampu Depan Pajero Sport Cara Meningkatkan Performa Mesin Mobil Ukuran Bohlam Lampu Depan Innova 2005 Macam Macam Jenis Peralatan Mesin Bubut Proses Pembakaran Motor Bensin 4 Langkah Gerakan Gerakan Utama dalam Mesin Bubut Bagian Utama dari Mesin Bubut dan Fungsinya Kelebihan Mesin Diesel Dibanding Mesin Bensin Kandungan Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Pengertian Otomotif Menurut Kamus Bahasa Indonesia Sistem Bisnis Industri Otomotif dibagi Menjadi 6 Bagian Komponen Utama Sistem Penerangan Mobil dan Fungsinya Otomotive Navigasi pos